in

Tips Melindungi Anak Saat Main Tiktok

Tips Melindungi Anak Saat Main Tiktok
Tips Melindungi Anak Saat Main Tiktok

Redaksi https://kampus.politik.us/ – Aplikasi TikTok saat ini ramai digemari kaula muda. Tak hanya generasi tersebut. Anak-anak pun juga menggemari aplikasi video pendek ini.

Baru-baru TikTok meluncurkan Toolkit Keamanan Keluarga yang bisa digunakan orang tua untuk memandu anak saat menggunakan platform digital. Panduan ini berisi beberapa tips yang bisa melindungi anak saat bermain TikTok sekaligus menjadikan mereka lebih bijak berinternet.

Baca juga : Anti Mainstrem! Trik Ganti Wallpaper Whatsapp Agar Beda Tiap Kontak

Head of Public Policy TikTok Indonesia, Malaysia, dan Filipina Donny Eryastha mengatakan toolkit ini ditujukan untuk membuat platform yang aman dan nyaman bagi semua penggunanya. Toolkit ini juga menjadi pelengkap dari sederet fitur keamanan yang telah diluncurkan TikTok.

Berikut tips-tips pengasuhan digital untuk orang tua agar bisa melindungi putra-putri remajanya saat bermain TikTok yang diambil dari Toolkit Keamanan Keluarga TikTok:

1. Periksa Kesiapan Teknologi Anak-anak

Orang tua harus menentukan kapan anak bisa aktif dalam dunia digital, termasuk memiliki perangkat sendiri dan membuat akun media sosial. TikTok saat ini menerapkan batas usia 14 tahun ke atas. Artinya anak di bawah usia 14 tahun tidak bisa membuat akun TikTok sendiri.

2. Sepakat tentang Batasan Teknologi dalam Keluarga

Orang tua harus menetapkan batasan kapan dan di mana anak boleh mengakses perangkat digitalnya. Selain itu, orang tua juga harus membatasi jenis konten apa saja yang bisa ditonton atau dimainkan oleh anak berusia remaja.

Semua batasan ini tentu harus dibahas bersama-sama dan disesuaikan dengan usia anak. Jika aturan ini dilanggar, orang tua bisa menetapkan konsekuensi yang jelas dan sesuai.

Baca juga : Cara Aman Pakai WhatsApp Tanpa Harus Pindah ke Telegram atau Signal

3. Aturan Batasan Waktu Bermain Gadget

Sebagai orang tua tentu tidak ingin jika anaknya sampai kecanduan gadget. Dengan mengatur batasan waktu layar atau screentime, orang tua bisa menjaga kesehatan mental dan fisik anak serta membantu mereka mengembangkan kontrol diri dan manajemen waktu.

Untuk membatasi waktu layar dan jenis konten yang ditonton, orang tua bisa menggunakan fitur Pelibatan Keluarga atau Family Pairing. Fitur ini akan menghubungkan akun TikTok orang tua dengan akun anak dan memudahkan orang tua untuk mengontrol keamanan di akun anak.

4. Bicara Tentang Perundungan Siber

Harus ada jalur komunikasi yang jelas antara orang tua dan anak agar anak bisa curhat jika mengalami perundungan siber. Jika orang tua merasa anak remajanya menjadi pelaku perundungan siber, dorong mereka untuk berbicara jujur dan bertanggung jawab atas perilakunya.

TikTok juga memiliki fitur yang bisa melindungi pengguna dari perundungan siber yaitu dengan mengontrol bagian komentar. Saat ini hanya pengguna berusia 16 tahun ke atas yang bisa menerima komentar di bawah kontennya.

Komentar ini bisa diatur apakah bisa diberikan oleh semua pengguna, hanya pengikutnya saja, atau tidak sama sekali. Pengguna juga bisa memblokir kata-kata tertentu agar tidak muncul dalam kolom komentar.

5. Bicara Tentang Privasi

Orang tua harus mengajari anak untuk selalu berhati-hati dengan konten dan informasi yang mereka bagikan di media sosial. Anak-anak perlu mengerti tentang apa itu jejak digital dan ancaman keamanan siber seperti peretasan dan rekayasa sosial yang bisa dilakukan jika mereka berbagi informasi pribadi secara berlebihan.

Orang tua bisa menjaga privasi anak dengan lebih ketat dengan membuat akun TikTok mereka menjadi private lewat pengaturan keamanan. Saat ini akun milik pengguna berusia 14 dan 15 tahun akan diubah menjadi private secara otomatis.

Sumber : detik

INFO MENARIK

Cara Aman Pakai WhatsApp Tanpa Harus Pindah ke Telegram atau Signal

Cara Aman Pakai WhatsApp Tanpa Harus Pindah ke Telegram atau Signal

Modem 5G Qualcomm terbaru Kecepatannya Tembus 10 Gbps

Modem 5G Qualcomm terbaru Kecepatannya Tembus 10 Gbps